Cari Blog Ini

Showing posts with label Pemerintahan. Show all posts
Showing posts with label Pemerintahan. Show all posts

Standar ISO 9001:2008 Mulai Diterapkan di Pakpak Bharat

Written By Juwita on Thursday, March 15, 2012 | 6:29 PM

PAKPAK BHARAT- Penerapan standar ISO 9001:2008 di jajaran Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat memiliki orientasi utama untuk kepentingan masyarakat. “Penerapan ini untuk kepuasan pelayanan pemerintah kepada masyarakat,” tegas Sustra Ginting, Asisten II Setdakab Pakpak Bharat, Selasa (13/3).

Dikatakannya, hingga saat ini sesuai tahapan yang seharusnya dijalani, pihaknya sudah masuk dalam tahap pembuatan dokumen, dan pada saat launching nanti, Pemkab akan merealisasikannya secara langsung kepada masyarakat.
“Kita bisa lihat pada Catatan Sipil sekarang untuk pelayanan KTP sudah dapat dilakukan dalam waktu 10 menit setelah melalui tahapan pemberkasan ditingkat desa dan kecamatan,” ungkapnya.

Selain itu, tambahnya, pada bidang perizinan, kini 26 jenis perizinan dapat diurus di kantor Pelayanan satu Pintu, sudah dapat diakses secara langsung melalui internet, mulai dari aplikasi, informasi, proses dan syarat-syarat yang harus dipenuhi. “Semua sudah dapat dilakukan secara praktis, efektif, efisien dan murah,” tutur Sustra Ginting. (mag-14)
6:29 PM | 0 comments | Read More

Yantupin Gelar Sosialisasi IMB

Written By Juwita on Tuesday, December 13, 2011 | 10:00 PM

PAKPAK BHARAT - Kantor Perizinan Satu Pintu Dan Penanaman Modal (Yantupin) menggelar sosialisasi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) kepada masyarakat, camat dan kepala desa. Kegiatan itu digelar di Gedung Serbaguna Salak, Pakpak Bharat, Selasa (13/12).

Kegiatan sosialisasi itu menghadirkan nara sumber dari Dinas Bina Marga Pemprovsu, Daud Harahap SE. Dalam kesempatan itu, dia menyebutkan tujuan dilaksanakan sosialisasi sebagai bagian untuk meningkatkan pemahaman masyarakat seputar pentingnya pengurusan IMB, dan selanjutnya berkolerasi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Masyarakat harus paham pentingnya IMB dalam pendirian bangunan, sesuai ketentuan dan maksud penataan kontruksi gedung dan pengendalian lahan,” paparnya.

Lebih lanjut, dia menyampaikan, setelah adanya IMB perlu adanya pengawasan dari instansi terkait, sehingga kepentingan umum dapat terlindungi.

Dia menyatakan, pelaksanaan sosialisasi tersebut merupakan tindak lanjut Peraturan Bupati (Perbub) No 29/2011 tentang IMB, agar masyarakat luas dapat mengetahui keberadan Perbub dimaksud, yang nantinya dituangkan di Peraturan Daerah (Perda).

Kepala Kantor Yantupin Pakpak Bharat, Jannes Berutu SE mengatakanberupaya maksimal memberikan sosialisasi perizinan IMB. (mag-14)
Sumber :  Harian Sumut Pos
10:00 PM | 0 comments | Read More

Realisasi Proyek Fisik PU Pakpak Bharat Capai 90%

Written By Juwita on Monday, December 12, 2011 | 11:47 PM

Pakpak Bharat - Realisasi pembangunan proyek fisik di Kabupaten Pakpak Bharat, menjelang masa akhir pembayaran pada tanggal 20 Desember, sudah mencapai 90%. Beberapa pekerjaan bahkan sudah ada yang mencapai 100%.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU ) Pakpak Bharat Mahadi Simanjuntak, kepada MedanBisnis (12/12 ), di ruang kerjanya, menyebutkan hal itu. "Keterlambatan proyek fisik yang ada, kita optimis akan dapat diselesaikan, bila ada proyek fisik yang tidak selesai dikerjakan oleh rekanan maka akan dihitung dan dibayarkan sesuai dengan hasil pekerjaan yang telah mereka laksanakan," ujarnya.

Untuk pekerjaan yang tidak terselesaikan itu, katanya akan diluncurkan penyelesaiannya pada tahun anggaran berikutnya. Dia juga menegaskan denda keterlambatan kepada kontraktor yang tidak menyelesaikan pekerjaannya sesuai dengan jadwal yang telah disepakati.

"Akan dikenakan sebesar 1permil (satu per seribu ) dari pagu anggaran proyek yang dikerjakan. Itu berlaku untuk setiap satu hari keterlambatan penyelesaian proyek," Sekretaris Dinas PU Pakpak Bharat, Pendi Banurea menambahkan. ( ck 03)
Sumber : Medan Bisnis
11:47 PM | 0 comments | Read More

Pemkab Pakpak Bharat Buka Jalan Lingkar

Written By Juwita on Tuesday, December 6, 2011 | 6:12 AM

Credit : Medanbisnisdaily.com
Pakpak Bharat - Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) membuka jalan besar melingkar Kota Salak, ibukota Kabupaten Pakpak Bharat. Jalan lingkar Kota Salak itu selebar 20 meter dan sepanjang 2 Km lebih.
Pembukaan jalan tersebut telah dikerjakan sejak beberapa minggu terakhir dan diperkirakan akan selesai akhir Desember 2011 ini. Hal itu dikatakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), David Karo-karo ketika meninjau lokasi pembukaan jalan di kawasan Situpang kepada MedanBisnis, Senin(5/12).

Menurutnya, jalan tersebut akan mengelilingi seluruh kawasan kota salak mulai dari Binangaboang hingga keluar di kaki Delleng Siranggas menuju kawasan Pergetteng-getteng Sengkut.

Dari kawasan Kota jalan akan dibuka dari Sindeka, tepatnya dari kawasan kantor BPS yang akan tembus hingga Napatolong menuju kaki Delleng Raja. Dari titik tersebut direncanakan akan dialihkan ke dua titik yakni menuju Binangaboang dan menuju Lae Mbalno menuju kaki Delleng Raja.

Ditambahkan David, proyek tersebut dikerjakan dengan nilai anggaran Rp 1,85 miliar dari sumber dana APBN.

B Banurea, warga Napatolong kepada MedanBisnis mengaku sangat mendukung kebijakan Pemerintah Daerah Pakpak Bharat itu, karena selain menambah akses jalan, dia juga mengaku akan lebih mudah mengangkut hasil pertaniannya. “Kita sangat mendukung program-program seperti ini.

Sedapat mungkin segala sesuatu yang dapat kita berikan kepada pemerintah akan kita lakukan, karena ini juga akan sangat menguntungkan bagi kami,” ungkapnya. ( ck 08)
6:12 AM | 0 comments | Read More

Polisi Tahan Petani, Petani Pakpak Bharat Demo Bupati

Written By Juwita on Wednesday, October 26, 2011 | 10:18 PM

Puluhan petani yang tergabung dalam Serikat Petani In­donesia (SPI) mendatangi kantor Bupati Pakpak Bharat untuk bertemu dengan bupati Remigo Yolando Berutu, Senin (24/10).

Di halaman kantor bupati, para petani yang datang membawa anak-anak dan berbagai jenis tanaman meminta agar salah seorang rekan mereka yang ditahan agar secepatnya dibebaskan. “Saya mohon kepada bupati supaya suami saya dapat dibebaskan sece­pat­nya. Karena untuk meme­nuhi kebutuhan hidup kami sekeluarga tergantung pada­nya. Sudah dua minggu dia ditahan, kami terancam makan dan anak-anak kami tidak sekolah lagi,” pinta Ny Manik yang suaminya ditahan di Polres Pakpak Bharat sembari mengeluarkan air mata.  Selai itu, Ny Manik meminta supaya suaminya segera dikeluarkan hari ini.
Ilustrasi/google image
“Kami tidak berpendidikan dan tidak mengerti hukum. Kami hanya tahu mencangkul saja. Kalau tidak suami saya tidak dibebaskan, saya tidak akan pulang,” ujarnya.

Menanggapi keluhan para petani, Sekda Pakpak Bharat Holler Sinamo menjelaskan agar para petani bersabar dan aspirasi tersebut akan ditindaklanjuti.
“Supaya para petani bersabar dan kami akan mencari solusi,” janji Holler Sinamo.

Tidak puas dengan jawaban Sekda Pakpak Bharat, para petani mendatangi kantor DPRD yang telaknya tidak jauh dari kantor bupati. Di kantor dewan, mereka disambut Ketua DPRD Agusti­nus Manik untuk selanjutnya meminta 10 perwakilan petani untuk membahas persoalan tersebut. 

Cibro, mewakili petani meminta kepada wakil rakyat itu untuk menjembatani masa­lah tersebut ke Polres Pakpak Bharat. Menurut Cibro, Manik ditahan polisi menanam berbagai tanan-tanaman di atas lahan yang secara turun-temurun dikelola masyarakat. Tiba-tiba lahan tersebut diklaim sebagai kawasan hutan lindung. “Pada hal lahan itu hampir 500 tahun dikelola masyarakat dan merupakan tanah ulayat mereka. Di tanah ini ada bukti-bukti se­jarah marga kami. Mengapa kami mengelola tanah ulayat dianggap melanggar humum?” tanya Cibro.

Dihadapan perwakilan petani, Agustinus berjanji akan secepatnya menjembatani as­pirasi para petani. “Kami semua yang hadir di sini sepakat akan secepatnya mencari solusi,” ujar Agustinus yang didampingi wakil ketua, ketua komisi dan beberapa anggota dewan lainnya. (http://medan.jurnas.com)
10:18 PM | 0 comments | Read More

Serah Terima dan Temu Pisah Sekdakab Pakpak Bharat

Written By Juwita on Saturday, September 17, 2011 | 4:23 AM

Mantan Sekdakab Pakpak Bharat, Drs.Gandi Warta Manik, SE, ME mengatakan, selang bertugas di Kabupaten Pakpak Bharat 8 tahun terkesan dengan karakter dan situasi yang mempunyai hubungan semosional yang cukup dekat. Banyak pengetahuan dan pelajaran yang diperoleh dari kondisi masyarakat Kabupaten Pakpak Bharat, katanya, pada serah terima jabatan bertempat di ruang rapat Kantor Bupati, Selasa, (13/9).

Sekdakab Pakpak Bharat yang baru, Drs.Holler Sinamo, MM meminta agar semua pejabat SKPD, Kakan, para Camat saling mendukung dan kerja sama termasuk koordinasi untuk menjalankan tugas di Kabupaten Pakpak Bharat sebagai pelayan masyarakat.

Bupati Pakpak Bharat, Remigo Yolando Berutu kepada pejabat baru mengatakan, untuk mengembangkan Kabupaten Pakpak Bharat, perlu SDM yang betul-betul kreatif dan enerjik. Untuk itu, juga diharapkan agar dapat memperhatikan SDM para stafnya dan masyarakat Kabupaten Pakpak Bharat.

Kepada mantan Sekdakab Pakpak Bharat, Drs.Gandi Warta Manik, SE, ME menyampaikan terima kasih selama 8 tahun bertugas di Pakpak Bharat. Banyak ide-ide, gagasan dan pengetahuan tentang memajukan Kabupaten Pakpak Bharat dan selamat bertugas di tempat yang baru di Jakarta.

Serah terima dan temu pisah dihadiri Wakil Bupati Pakpak Bharat, Ir.Maju.E.Padang, Asisten Pemerintahan, Drs Tikki Angkat, Asisten Pembangunan, Sustra Ginting, Kabag Humas Pemkab, K.Manik, S.Sos, seluruh SKPD, para camat, dan undangan lainnya. (dp-analisadaily.com)
4:23 AM | 0 comments | Read More

Opera Pakpak “Corik Mulak Mi Sembung” : Pentingnya Memelihara Budaya Pakpak

Written By Juwita on Saturday, July 2, 2011 | 12:06 AM

Paket acara khusus malam pesona budaya daerah Kabupaten Pakpak Bharat yang mempersembahkan opera Pakpak dengan judul Corik Mulak Mi Sembung berlangsung sukses dan meriah. Acara ini berlangsung di Sasono Langen Budoyo Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta.

Undangan dihadiri penonton dari berbagai kalangan yang mencapai jumlah ribuan orang. Diantaranya masyarakat Pakpak Bharat, masyarakat Pakpak se-Jabotabek, tokoh masyarakat Pakpak Bharat, dan masyarakat umum. Selain itu acara juga dihadiri tamu-tamu pejabat kenegaraan seperti Mentri Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Helmy Faishal Zaini, Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho dan Duta Besar luar negeri dari Cina, Thailand, Afganistan, Filipina, Korea dll serta Bupati dari beberapa daerah. Sebagai panitia adalah masyarakat Pakpak Bharat PNS Pakpak Bharat yang langsung dipandu Bupati Pakpak Bharat bapak Remigo Yolando Berutu.
Baca selengkapnya »
12:06 AM | 0 comments | Read More

Facebook Membantu Tugas DPRD..?

Written By Juwita on Tuesday, June 21, 2011 | 11:20 PM

Disadari atau tidak semenjak terbentuknya Kabupaten Pakpak Bharat telah melahirkan gema “Kepakpakan” di masyarakat Pakpak di seluruh dunia. Banyak terdengar pembicaraan membahas Pakpak di media cetak dan elektronik. Terlebih-lebih di media internet pada jaringan sosial seperti twitter dan facebook banyak terbentuk grup-grup dan halaman komunitas Pakpak seperti Pakpak Bharat Blog, Pakpak Tribe, Lawak Pakpak, Umpama Pakpak, Penggemar Pelleng Cina Mbara dan masih banyak yang lain. Kabupaten Pakpak memang heterogen, namun hal ini perlu menjadi perhatian karena Kabupaten Pakpak memang terbentuk atas dasar budaya kesukuan Pakpak.
Berbagai tema tentang Suku Pakpak dibicarakan di internet ini mulai dari kritik, saran, sampai guyonan-guyonan dengan bahasa Pakpak yang khas. Semua itu pada dasarnya menunjukkan perhatian terhadap identitas suku Pakpak.

Pemerhati komunitas suku Pakpak di internet ini tidak hanya dari suku Pakpak. Tapi juga dari suku-suku lain yang memiliki kepentingan tertentu dengan suku Pakpak khususnya kepentingan yang timbul dengan berdirinya Kabupaten Pakpak Bharat. Dari komunitas suku Pakpak di internet ini banyak informasi yang bisa diperoleh dengan cepat dan lengkap sehingga semakin hari penggemarnya terus bertambah.

Fasilitas internet menjadi satu media media Bagi kalak Pakpak untuk berkomunikasi dengan sesama berdiskusi dan membicarakan nasib sendiri. Dengan terbentuknya satu wilayah administrasi Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat menjadi satu wadah masyarakat Pakpak dalam menunjukkan eksistensi Pakpak sebagai satu suku yang berdiri sendiri dan diakui di Negara Republik Indonesia. Cita-cita Kabupaten Pakpak Bharat adalah masyarakat yang nduma. Untuk mencapai cita-cita ini tak cukup digerakkan oleh pemerintah, tapi diharapkan peran serta masyarakat. Perlu masukan-masukan dari masyarakat Pakpak, dan melalui media internet khususnya situs jejaring sosial facebook ternyata bisa menjadi satu media untuk melibatkan masyarakat bebicara tentang Pakpak.

Pembicaraan tentang Pakpak pada komunitas di internet tidak diakui secara resmi, namun jika ditampung ini menjadi satu masukan yang berarti bagi pemerintah sebagai penggerak roda pembangunan. Dari internet bisa diketahui bagaimana penilaian masyarakat tentang keberadaan Kabupaten Pakpak Bharat, masyarakat baik yang tinggal di kabupaten Pakpak Bharat atau dari luar bebas menyuarakan aspirasinya, bebas mengkritik, memberikan masukan, pendapat, dan sebagainya. Walau dilakukan pada forum yang tidak resmi tapi suara-suara tersebut adalah gambaran penilaian masyarakat terhadap jalannya pembangunan di Kabupaten Pakpak Bharat.

Jadi jika dimaknai, bukan hanya DPRD yang menjadi wakil rakyat menyuarakan aspirasi kepada pemerintah, tetapi bisa dilakukan langsung melaui media internet dengan segala macam fasilitasnya. Bahkan suara di internet lebih murni karena tanpa perantara langsung dari masyarakat yang berkumpul pada satu komunitas online, lebih hemat karena tanpa anggaran yang tidak harus ditampung pada APBD dengan segala macam gaji dan fasilitas, dan tentu lebih bersih karena tidak ada jalan “kerjasama negatif” antara wakil rakyat dengan pemerintah yang dicurigai bisa mengarah KKN.

Yang perlu dilakukan adalah mengidentifikasi suara-suara yang benar, karena banyak juga suara-suara yang tidak berdasar di media ini.
Dan semoga media internet bisa memberikan sumbangan yang berarti bagi kemajuan Kabupaten Pakpak Bharat.
11:20 PM | 0 comments | Read More

Pemilu, Cukup Tunjukkan KTP

Written By Juwita on Saturday, May 7, 2011 | 10:00 PM



Departemen Dalam Negeri (Depdagri) melakukan langkah maju terkait sistem informasi dan administrasi kependudukan (SIAK). September nanti dimulai penggunaan nomor induk kependudukan bagi warga yang mengurus kartu tanda penduduk (KTP).Untuk merealisasikan penggunaan SIAK, pekan lalu Depdagri mengumpulkan perwakilan pemerintah kabupaten dan kota seluruh Indonesia ke Jakarta. Tindakan Depdagri itu merupakan langkah strategis sosialisasi pelaksanaan peraturan pemerintah (PP) Nomor 37/2007 tentang Pelaksanaan UU Administrasi Kependudukan.
"Ini baru tahap sosialisasi. Nanti, kalau masih belum ada kemajuan, akan diterapkan sanksi. Jadi, sekarang diimbau dulu. Saya yakin, masing-masing daerah akan berbenah," ujar Sekretaris Jenderal Depdagri Diah Anggraeni usai membuka acara sosialisasi tentang PP 37/ 2007 di Hotel Kaisar, Kalibata, Jakarta.Menurut Diah, peraturan tentang pencatatan penduduk harus berpihak kepada kepentingan masyarakat. "Misalnya, untuk pendataan program akta kelahiran gratis, itu nyata dan konkret," ujarnya. Selain itu, daerah diminta tidak menggantungkan diri pada subsidi pusat. "Bantuan pendataan penduduk dari pusat itu bersifat stimulan. Jadi, jangan ada anggapan bahwa daerah harus menunggu dahulu, baru bekerja," katanya. Dalam beberapa proyek pembangunan, kata Diah, memang perlu standardisasi. "Yang sederhana, misalnya, pembuatan nomor induk penduduk atau KTP baru berbasis system administrasi kependudukan. Pusat memberikan klasifikasi untuk menghindari pemalsuan," kata Diah.Namun, tidak setiap program harus menunggu stimulan dari pusat. "Justru harus kreatif, nanti APBD juga ada sharing. persentasenya nanti diatur dengan peraturan tersendiri," tutur Diah. Di tempat yang sama, Direktur Jenderal Administrasi Kependudukan Depdagri (Dirjen Adminduk) Abdul Rasyid Saleh mengatakan, masyarakat harus proaktif mengisi formulir biodata penduduk. "Jangan khawatir dan ragu-ragu untuk mengisi," katanya. Kegiatan pemerintah itu merupakan bagian dari pemutakhiran dan penyiapan database kependudukan berupa sistem informasi dan administrasi kependudukan (SIAK).Dengan mengisi formulir tersebut, dimulailah pencatatan penduduk berdasar nomor induk kependudukan (NIK) yang mempunyai landasan hukum Undang-Undang (UU) Nomor 23/ 2006 tentang Administrasi Kependudukan. Kemudian, diperkuat Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 37/2007 tentang Pelaksanaan UU Administrasi Kependudukan. Berkas tersebut mengatur NIK atau yang populer dikenal sebagai single identity number. Pemerintah bakal menerbitkan nomor tunggal yang berlaku seumur hidup dan tidak berubah setelah pencatatan biodata penduduk. "Semua diproses secara otomatis dengan SIAK," kata Rasyid. Menurut dia, selama ini, ketika membuat kartu tanda penduduk (KTP); blangko isian yang tersedia belum lengkap. Berbeda dengan formulir isian biodata penduduk warga negara Indonesia yang memuat 31 elemen. "Ke depan, diharapkan tak ada lagi celah dalam pencatatan semua peristiwa kependudukan," ujarnya. Walau PP tersebut ditandatangani presiden akhir Juni lalu, ternyata pendataan dan pemutakhiran data itu sudah berlangsung begitu UU Administrasi Kependudukan berlaku. Dirjen Adminduk pekan lalu mengirimkan surat kepada gubernur seluruh Indonesia. Surat itu mewajibkan bupati dan wali kota untuk melaporkan hasil pemutakhiran data kepada menteri dalam negeri lewat gubernur secara rutin tiap tiga bulan. Dia meminta pemerintah kabupaten dan kota yang mempunyai database kependudukan segera melakukan migrasi ke format SIAK.Dia mengatakan, penyiapan database tersebut bukan pekerjaan ringan, tapi juga tidak mustahil. "Beri kami waktu karena ini memang bukan sihir," ujarnya. Target kegiatan itu adalah tersedianya data pemilih untuk Pemilu 2009. Menurut dia, itu belum bisa 100 persen, tapi paling tidak 60-70 persen sudah siap. Dengan NIK yang berisi data lengkap pula, pemilu nanti tak perlu lagi kartu pemilih. "Cukup menunjukkan KTP, masyarakat bisa langsung mencoblos pemilu. Sebab, tingkat kepercayaan terhadap KTP sudah tinggi," katanya.Dia berani menjamin tak akan ada seorang warga yang mempunyai KTP lebih dari satu dengan NIK yang berbeda. Soalnya, ada proses otentifikasi yang berjenjang, mulai kelurahan hingga pusat. Dan, ada sanksi tegas kepada yang coba-coba memiliki KTP lebih dari satu. Menurut dia, sanksinya adalah penjara paling lama dua tahun dan denda hingga Rp 25 juta. PP baru itu juga mengatur, setiap penduduk akan memiliki nomor induk kependudukan (NIK) yang akan menjadi identitas tunggal, termasuk dalam pembuatan paspor, rekening di bank, dan surat izin mengemudi (SIM). "NIK akan ditetapkan secara nasional oleh Mendagri, tetapi tetap diterbitkan instansi pelaksana di kabupaten/kota," katanya.


Sumber: http://adminduk.depdagri.go.id
10:00 PM | 0 comments | Read More

Sumatera Utara Miliki 2.938 Desa Tertinggal

Written By Juwita on Friday, April 22, 2011 | 8:07 AM

Sumatera Utara dewasa ini memiliki 2.938 desa tertinggal dan 261 desa di antaranya berada di daerah terpencil yang tersebar di sejumlah kabupaten.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa Sumut Rusli Abdullah dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Sumut di Medan, Selasa, mengatakan, desa tertinggal yang bukan di daerah terpencil sebanyak 2.677 desa.

Dari jumlah tersebut, persentase desa tertinggal di Sumut mencapai 57 persen dari total 5.123 desa yang ada di provinsi itu.

"Hanya 2.185 desa yang dikategorikan maju," katanya.

Menurut Rusli, cukup banyak faktor yang menyebabkan ketertinggalan desa-desa tersebut, khususnya yang berada di daerah terpencil.

Ia mencontohkan kelemahan dalam sumber daya manusia (SDM) serta masih sedikitnya layanan pembangunan yang diterima desa-desa tersebut.

Untuk mengatasi hal itu, pihaknya menyiapkan tiga program prioritas yang dinilai prorakyat, yakni pengentasan kemiskinan berbasis keluarga, pengentasan kemiskinan berbasis pemberdayaan masyarakat, dan pemberdayaan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Program pengentasan kemiskinan berbasis keluarga dilakukan dengan memberikan berbagai bantuan kebutuhan pokok masyarakat seperti penyediaan beras untuk rakyat miskin (Raskin).

Ada pun program pengentasan kemiskinan berbasis pemberdayaan masyarakat dilakukan dengan pemaksimalan program yang telah dicanangkan pemerintah untuk membantu kemampuan masyarakat meningkatkan kesejahteraan.

Ia mencontohkan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri, Proyek Penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan (P2KP), PNPM Perikanan, dan PNPM Pariwisata.

Sedangkan program pemberdayaan UMKM dilakukan dengan pemberian dana pinjaman bergulir untuk sejumlah pelaku usaha dan masyarakat yang hampir miskin.  (T.I023/B/R014/R014)e
(http://www.sumutprov.go.id)
8:07 AM | 0 comments | Read More

Jabatan, Mutasi, Promosi dan Demosi..?

Written By Juwita on Tuesday, March 29, 2011 | 11:11 PM

Sebagaimana elemen organisasi yang lain sumberdaya manusia harus dikelola dengan baik. Bahkan bisa dikatakan babwa pengelolaan organisasi pada dasarnya adalah proses pengelolaan manusia. Semua organisasi apapun jenis, ukuran, fungsi ataupun tujuannya harus beroperasi dengan dan melalui manusia.

Seringkali effisiensi pelaksanaan organisasi tergantung pada pengelolaan dan pendayagunaan manusia, itulah sebabnya maka setiap manajer harus mampu bekerja secara efektif dengan manusia, dan harus mampu memecahkan bermacam-macam persoalan sehubungan dengan pengelolaan sumberdaya manusia.

Untuk bisa menerapkan motto “The Right Man on the Right Place at the Right Time” ada beberapa hal yang harus diketahui. Dari sudut organisasi, maka unsur pertama yang harus diketahui adalah unsur “PLACE-” nya, sebab perusahaan sebagai organisasi adalah wadah tempat manusia (Man) bekerja. Tempat bekerja ini seringkali secara lebih spesifik disebut sebagai Jabatan. Jabatan Ialah sekumpulan pekerjaan (job) yang berisi tugas-tugas yang sama atau berhubungan satu dengan yang lain, dan yang pelaksanaannya meminta kecakapan, pengetahuan, keterampilan dan kemampuan yang juga sama meskipun tersebar di berbagai tempat.

Pengelolaan jabatan harus sesuai dengan tujuan organisasi. Tercapainya tujuan secara efektif dan efisien dilakukan dengan penempatan orang-orang pada posisi yang tepat, bukan menempatkan orang-orang sesuai keinginan pemimpin organisasi tapi harus sesuai dengan kebutuhan organisasi. Pemimpin memiliki andil besar dalam proses pengelolaan SDM seperti keputusan dalam menetapkan Mutasi, Promosi dan Demosi.

MUTASI
Kebijakan kepala daerah melakukan pergantian pimpinan maupun staf di sebuah instasi pemerintah, sering disalah artikan sebagai hukuman. Kata hukuman mendominasi dalam menyikapi pergantian kepala dinas atau badan. Tidak hanya itu. Pegawai golongan buntutpun kadang tidak luput dari keputusan para kepala daerah untuk hengkang dari tempat kerja yang sudah lama ditekuninya.

Sebagian pejabat hanya bisa pasrah. Bagi pejabat yang memahami betul tentang tugas dan makna sumpah atau janji saat para pamong (PNS) tersebut diangkat menjadi pelayan masyarakat, merasa biasa bahkan diuntungkan dengan adanya mutasi. Mutasi adalah proses yang secara hukum sah dilakukan dilingkungan pemerintah. “Mutasi adalah ketentuan yang harus dilaksanakan. Peraturan Pemerintah No.41 Tahun 2007 Tentang Organisasi Perangkat Daerah, merupakan salah satu dari sekian banyak peraturan tentang kepegawaian, yang di dalamnya juga mengatur tentang mekanisme dan ketentuan mutasi. Karena itu, mutasi harus dipahami sebagai berkah karena dengan mutasi, pegawai banyak diuntungkan ketika berbicara tentang karir.

Kesan hukuman jika seorang pejabat atau staf dipindahkan dari dinas atau kantor yang satu ke dinas atau bagian yang lain hanyalah sebuah opini yang tidak bisa dibuktikan keabsahaannya. “Yang dikatakan hukuman itu apabila seorang pejabat atau staf ditempatkan tidak sesuai dengan pangkat dan atau golongan yang bersangkutan. Dan ini juga tidak gampang bagi Baperjakat. Tapi sepanjang ditempatkan sesuai dengan pangkat atau golongan dari pejabat atau staf yang bersangkutan tentu tidak ada yang salah.

Kebijakan untuk melakukan mutasi merupakan sesuatu yang sangat normatif. Dalam urusan mutasi, kebijakan kepala daerah dalam melakukan mutasi disadari sebagai sesuatu yang mutlak dilakukan. Jika mutasi tidak dilakukan maka ada sesuatu yang tidak beres dalam mengelola daerah.

Mutasi memang peristiwa yang unik dilingkungan PNS. Dipihak yang merasa nyaman dengan jabatan dan lingkungan kerjanya, mutasi adalah sebuah siksaan. Pada peristiwa yang sama, bagi sejumlah PNS, mutasi merupakan berkah. Penyebabnya bisa karena bosan dengan suasana kerja maupun ambisi untuk mendapat tantangan baru atau jabatan baru.. Namun tidak dipungkiri kata mutasi merupakan sebuah kata yang seram dikuping pejabat atau staf pemerintahan.

PROMOSI
Promosi adalah penghargaan dengan kenaikan jabatan dalam suatu organisasi ataupun instansi baik dalam pemerintahan maupun non pemerintah (swasta). Hal inilah yang banyak diusahakan oleh kalangan pekerja agar bias menjadi lebih baik dari jabatan yang sebelumnya ia jabat. Dan juga demi peningkatan dalam status social.

Promosi merupakan kesempatan untuk berkembang dan maju yang dapat mendorong karyawan untuk lebih baik atau lebih bersemangat dalam melakukan suatu pekerjaan dalam lingkungan organisasi atau perusahaan.
Dengan adanya target promosi, pasti karyawan akan merasa dihargai, diperhatikan, dibutuhkan dan diakui kemampuan kerjanya oleh manajemen perusahaan sehingga mereka akan menghasilkan keluaran (output) yang tinggi serta akan mempertinggi loyalitas (kesetiaan) pada perusahaan. Oleh karena itu, pimpinan harus menyadari pentingnya promosi dalam peningkatan produktivitas yang harus dipertimbangkan secara objektif. Jika pimpinan telah menyadari dan mempertimbangkan, maka perusahaan akan terhindar dari masalah-masalah yang menghambat peningkatan keluaran dan dapat merugikan perusahaan seperti: ketidakpuasan karyawan, Adanya keluhan, tidak adanya semangat kerja, menurunnya disiplin kerja, tingkat absensi yang tinggi atau bahkan masalah-masalah pemogokan kerja.

DEMOSI
Demosi adalah penurunan jabatan dalam suatu instansi yang biasa dikarenakan oleh berbagai hal, contohnya adalah keteledoran dalam bekerja. Demosi adalah suatu hal yang sangat dihindari oleh setiap pekerja karena dapat menurunkan status, jabatan, dan gaji.

Namun, hal seperti ini (promosi dan demosi) biasa dilakukan oleh beberapa instansi ataupun perusahaan demi peningkatan kualitas kerja, dan juga sebagai motivasi bagi karyawannya agar mau berusaha untuk memperoleh yang diinginkan. Mendapatkan promosi dan menghindari demosi. Jadi, memang benar jika perusahaan-perusahaan ingin maju, maka harus menciptakan kompetisi bagi para karyawannya agar mereka tekun dalam bekerja dan tidak selalu berpangku tangan pada karyawan lainnya.

Apabila karyawan memiliki produktivitas dan motivasi kerja yang tinggi, maka laju roda pun akan berjalan kencang, yang akhirnya akan menghasilkan kinerja dan pencapaian yang baik bagi perusahaan. Di sisi lain, bagaimana mungkin roda perusahaan berjalan baik, kalau karyawannya bekerja tidak produktif, artinya karyawan tidak memiliki semangat kerja yang tinggi, tidak ulet dalam bekerja dan memiliki moriil yang rendah

Standarnya Mutasi, Promosi dan Demosi dilakukan dengan tetap mengarah pada  tujuan dan kepentingan organisasi. Pengelolaan SDM ini bukan untuk kepentingan segelintir orang-orang yang berperan dalam organisasi untuk tujuan individu atau kelompok. Jika hal ini terjadi dipastikan telah ada kesalahan dalam sistem organisasi tersebut yang harus diperbaiki. Jika tidak tujuan organisasi akan melenceng dan jauh dari sasaran atau berjalan tertatih-tatih disaat organisasi lain melaju kencang.
 (Dari berbagai sumber)
11:11 PM | 0 comments | Read More

Kunjungan Kerja DPRDSU Menjelang Akhir Jabatan Bupati Pakpak Bharat H. Makmur Berasa

Written By Juwita on Sunday, June 27, 2010 | 4:30 AM

Kunjungan Reses DPRDSU 2010, Komisi B Dapil X Kabupaten Tanah Karo, Dairi dan Pakpak Bharat Kamis kemarin (24/6) ditandai penyerahan cendramata berupa Oles kepada Bupati Pakpak Bharat H. Makmur Berasa,SH sebagai penghargaan sehubungan masa kerja periode beliau akan berakhir Agustus 2010. Kegiatan itu berlangsung diruang rapat Setdakab Pakpak Bharat Komplek Panorama Indah Sindeka Salak.
Penghargaan itu langsung diserahkan politisi partai Golkar Richard Eddy M Lingga,SE dan Dermawan Sembiring dari partai PDS disaksikan oleh para pimpinan SKPD dan Asisten I Drs H.Tiki Angkat.
Seusai pemaparan (Ekspos) Bupati Pakpak Bharat sesuai visi/misi pembangunan yang menargetkan terwujudnya masyarakat sejahtera, beriman, berpendidikan, berkeadilan, didukung tata pemerintahan yang bersih sebagaimana tertera pada misi pemerintahan delapan item.
Untuk itu harap Bupati H.Makmur BerasaSH, mohon perhatian kiranya wakil rakyat dari DPRD Provsu turut andil memperjuangkan peningkatan anggaran pembangunan daerah ini dimasa mendatang melalui bagi hasil pajak. Untuk lanjutan laju pembangunan Pakpak Bharat, imbuhnya.
Bupati Pakpak Bharat menyempatkan membeberkan permasalahan pemerintahan dan pembangunan yang perlu difasilitasi Pemprovsu pada TA 2010/2011 sebanyak 11 point salahsatunya paling urgen kata beliau adalah penetapan RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah) defenitiv dari Provsu sebagai acuan, bahkan perihal ini sambung Bupati, telah dibahas pada rapat BKPRD Nopember 2009 silam.
Lainlagi perlunya penetapan kawasan hutan lanjut Bupati sekaitan hasil refisi SK Menhut No.44/2005, belum ada penjelasan. Untuk itu tambahnya, sekali lagi diharapkan proaktifnya pihak Pemprovsu agar memfasilitasi usul refisi kawasan hutan dimaksud dengan cakupan luas mencapai 41.148 hektar, sebagai upaya pengembangan lahan pertanian plus peningkatan aktivitas masyarakat guna meningkatkan perekonomian.
Dan tak kalah pentingnya perlu penambahan rumah kompos di tiga titik, seperti untuk kec. Kerajaan, Siempat Rube dan STU Jehe. Belum lagi rintihan masyarakat, yang mendambakan perbaikan daerah irigasi Lae Garut/Lae Ordi yang terbengkalai. Ujarnya mengakhiri.
Dipenghujung acara, kedua politisi menyampaikan ucapan selamat/ terimakasihnya kepada Bupati H. Makmur Berasa,SH atas prestasinya di kabupaten pemekaran itu. Menurut Richard Edy M Lingga "Partuanta i telah berhasil mengukir kemajuan diberbagai hal, sebagai catatan sejarah bagi masyarakat." Pungkas wakil rakyat itu.
4:30 AM | 0 comments | Read More

Rakoor Bupati Pakpak Bharat dengan Kepala SKPD

Written By Juwita on Monday, April 19, 2010 | 2:27 AM


Bupati H. Makmur Berasa,SH pimpin rakor antar SKPD (Satuan Kerja Perangkat daerah).Sekabupaten Pakpak Bharat, Rabu kemarin (14/4). Bertempat di Aula Pemkab, komplek Panorama Indah Sindeka Salak. Beliau didampingi, Wabup Ir.Remigo Y Berutu,MBA dan Sekdakab Drs. Gandi Wartha Manik,SE.ME. Adapun, rapat koordinasi itu berlangsung dengan lima (5) kesimpulan.

Demikian, siaran pers resmi keprotokolan Humas Setda Pakpak Bharat. kendati rapat intern tersebut sifatnya tertutup. Namun, untuk memenuhi azas keterbukaan sehingga dipublikasikan, ujar salah satu petugas ke-Humasan. Seraya menyatakan bahwa ketentuan siaran pers dimaksud. Atas perintah Setdakab Pakpak Bharat. Hal itu, juga diamini Kahumas Seslian Sinamo,SPd.

Pada point pertama terdapat, setiap SKPD c/q sejajaran Pemkab Pakpak Bharat. Ditugaskan, agar melaksanakan intensitasnya sesuai program. Dimana, tema pembangunan kedepan telah diluncurkan berdasarkan pemberitahuan tertanggal 07 Februari 2010, papar KDH Bupati H. Makmur Berasa,SH.

Dalam Rakoor, dibahas kesiapan penyelenggaraan Pemilu Kada Mei 2010. Diharapkan segenap komponen dan unsur pemerintahan dari kalagan PNS supaya mematuhi rambu-rambu, hukum maupun perundang-undangan, imbuh Bupati sembari berikrar, bagi setiap oknum yang terlibat pelanggaran akan dikenai sanksi hukum berdasarkan perundang-undangan yang ada. Ditambah bagi PNS, diganjar PP 30/1980.

Sementara kepada pimpinan SKPD lanjut dia yang tidak komit dan berkemampuan akan target dipersilahkan mundur. Pada kesempatan itu (diending ke-V) mengemuka tema pembangunan, desa Sibongkaras/Kuta Tinggi kecamatan Salak kabupaten Pakpak Bharat. Prioritas pelaksanaan-TMMD (Tentara Manunggal Masuk Desa), pada Oktober 2010. Demikian juga, pembangunan jalan Lagan/Sibagindar. Menyangkut izin, diharapkan pejabat terkait Plt. Kadis Kehutanan Pertambangan dan Lingkungan Hidup Pakpak Bharat Ir.Sujarwo kiranya segera mengkoordinasikan, jajarannya dengan Kementerian Kehutanan RI dan Hankam. Maupun, Pangdam I Bukit Barisan, serta Dandim 0206/ Dairi/Pakpak Bharat tutupnya.



2:27 AM | 0 comments | Read More

Hasil Perolehan Suara Partai Politik dan Calon Anggota DPRD Kabupaten Pakpak Bharat Pada Pemilu Tahun 2009

Written By Juwita on Sunday, April 19, 2009 | 8:29 PM

Pemilihan umum calon anggota legislatif telah usai, berjalan lancar di kabupaten Pakpak Bharat. Berikut hasil suara yang diperoleh masing-masing calon anggota DPRD Kabupaten Pakpak Bharat hasil perhitungan dan disahkan oleh KPUD Kabupaten Pakpak Bharat.


RINCIAN :   
Daerah Pemilihan : Pakpak Bharat I   
Terdiri dari :   
    
Kecamatan Salak   
Kecamatan Pergetteng-getteng Sengkut   
Kecamatan STTU Julu   
Kecamata STTU Jehe   
Kecamatan Pagindar   
    
NAMA PARTAI, NOMOR DAN NAMA CALON ANGGOTA DPRD KABUPATEN/KOTA  JUMLAH AKHIR/JUMLAH PINDAHAN
A1PARTAI HATI NURANI RAKYAT40
B1SONDANG BOANGMANALU152
 2MIDUN ANGKAT264
 3RIRIS MARIA BARUTU15
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 471
    
A2PARTAI KARYA PEDULI BANGSA42
B1MHD. SAID DARWIS BOANGMANALU514
 2Ir. SAHAT MT. SINAMO57
 3HELEN FI. SIHOMBING2
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 615
    
A3PARTAI PENGUSAHA DAN PEKERJA INDONESIA 11
B1SAUT BOANGMANALU, STh 86
 2ALY MULLAH MANIK 17
 3RASMAWATI TUMANGGER 9
 4NURJANNAH BOANGMANALU 2
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 125
    
A4PARTAI PEDULI RAKYAT NASIONAL 26
B1MANSEHAT MANIK, S.Pd, SE 497
 2JAMIDA BANUREA 20
 3ROMAULI UJUNG 66
 4SAKTIMON BERUTU, ST 24
 5MERTMBIR BOANGMANALU, AM.a.Pd 6
 6MARIANDA BERUTU, SP.d 9
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 648
    
A5PARTAI GERAKAN INDONESIA RAYA 10
B1JADI SURIRANG BERUTU, SH 15
 2HERAWATI MAHARAJA163
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 188
    
A6PARTAI BARISAN NASIONAL 11
B1ABD. ZAINAL ARIFIN BERUTU 69
 2ARDIN BANUAREA 300
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 380
    
A7PARTAI KEADILAN DAN PERSATUAN INDONESIA 8
B1DARMAWATI SAGALA 116
 2MARULAK SIAHAAN 60
 3SABARRUDIN KESOGIHEN 1
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 185
    
A8PARTAI KEADILAN SEJAHTERA 2
B1IRMA HAMIDA SURI BERUTU, SH 30
 2BUDI BERUTU, AM.k 6
 3SYAHNAN KEMAL BERUTU 1
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 39
    
A9PARTAI AMANAT NASIONAL 16
B1RINCONG BOANGMANALU 147
 2SAHALA BOANGMANALU 94
 3ASNI MALINI BOANGMANALU, SP.d 18
 4SYAHNUL ANAS EDUARD BANCIN, SE 90
 5TIGOR BOANGMANALU 35
 6LAMSERVIS BOANGMANALU 6
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 406
    
A10PARTAI PERJUANGAN INDONESIA BARU 15
B1TIGOR BANUREA 268
 2HOT ASI BERUTU 35
 3WILSON MANIK 34
 4SEREP SIHITE 0
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 352
    
A11PARTAI KEDAULATAN 4
B1St. NAKEN BERUTU 60
 2NURLINDA B ERUTU 1
 3JUNITA BR. GINTING 1
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 66
    
A12PARTAI PERSATUAN DAERAH 57
B1ANTONI EFENDI BERUTU 369
 2ULUK MANIK 2210
 3LASNE BOANGMANALU6
 4SUHADI SINAMO 10
 5MAKMUR BERUTU, SP 0
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 652
    
A13PARTAI KEBANGKITAN BANGSA 49
B1JUANDA BANUREA 389
 2M. KHOIRUN SIREGAR 8
 3NAOMI R. YUNITA BAKO 49
 4LAMBAS BERUTU 38
 5M. NUH MUNTE 43
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 576
    
A14PARTAI PEMUDA INDONESIA 2
B1TUMBUR BERUTU 12
 2LISWANTO BERUTU 9
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 23
    
A15PARTAI NASIONAL INDONESIA MARHAENISME 3
B1TIGOR SOLIN 23
 2ARIGATO SOLIN 11
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 37
    
A16PARTAI DEMOKRASI PEMBARUAN 9
B1ASLI HASUGIAN, SP 101
 2DOSMA ANAKAMPUN 14
 3NONAR SOITA MANIK, SE 1
 4ERISON BERUTU, SH 5
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 130
    
A17PARTAI KARYA PERJUANGAN 25
B1Ir. SAHAT BANCIN 349
 2Drs. LINDUNG BERUTU 14
 3SULASTRI BERUTU, SKM 1
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 389
    
A18PARTAI MATAHARI BANGSA  
B1RAHDI MAHARAJA 5
 2EVAYANI GINTING 8
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 13
    
A19PARTAI PENEGAK DEMOKRASI INDONESIA 13
B1FAHRUDDIN TUMANGGER 131
 2POS MANIK 108
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 252
    
A20PARTAI DEMOKRASI KEBANGSAAN 21
B1SONNI BERUTU, STh 601
 2Drs. LABORA MANIK 18
 3DORASI NURHAIDA BERUTU 5
 4FERRI SARIANDI BERUTU 3
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 648
    
A21PARTAI REPUBLIKA NUSANTARA 8
B1LOMO JESMAN BANUAREA 165
 2PARNINGOTAN HABEAHAN 33
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 206
    
A22PARTAI PELOPOR 22
B1MUDA MAWADI BANUREA 429
 2MELDA IMANUELA, S.Pd 6
 3ESRAULI SIMBOLON 9
 4LITNA BANCIN 10
 5SUKADI HASUGIAN 20
 6OJAK HARAPAN NAIK BANUREA 0
 7RUDIANTO PADANG 5
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 501
    
A23PARTAI GOLONGAN KARYA 30
B1ELSON ANGKAT, SS 332
 2ARIFIN BERUTU 313
 3NURLINDA ANGKAT 263
 4ASMAR BANCIN, SPd.I 74
 5Drs. JUANDA MANIK 1
 6PUTRI ELPIANI BERUTU 0
 7JUNJUNGAN SIBARANI 8
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 1021
    
A24PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN 7
B1AMINULLAH BERUTU 64
 2ABDUL HAIRIL BERUTU 17
 3MARINA BANCIN 6
 4JONTRI BERUTU 18
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 112
    
A25PARTAI DAMAI SEJAHTERA 16
B1St. BILSEN BOANGMANALU, BA 254
 2TAMAN BANUREA 95
 3ROHI SINAMO 6
 4St. PAIDOTUA PADANG 18
 5NENNI RAHMIWATI BANUREA 3
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 392
    
A26PARTAI NASIONAL BENTENG KERAKYATAN INDONESIA 41
B1EDISON MANIK 630
 2LASTRIDA BINTANG 175
 3DONGAN BERUTU 10
 4SIHOL KESOGIHEN 1
 5SEHAT BOANGMANALU 58
 6RENA BERUTU 18
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 933
    
A27PARTAI BULAN BINTANG 4
B1SURIADI BOANGMANALU 0
 2ABD. BAHRIN ANGKAT, S.Pd.I 1
 3IRWAN MANIK, S.Pd.I 0
 4JUNAIDI CIBRO 2
 5NURAIDA BERUTU 1
 6SYARIAH BOANGMANALU,AMd 0
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 8
    
A28PARTAI DEMOKRASI INDONESIA PERJUANGAN 9
B1GENDI BANUREA 292
 2PARULIAN BOANGMANALU 154
 3RAYA SINAMO 7
 4JOSEP BERUTU 40
 5POLDER LUMBAN TOBING 4
 6ANNARAPTO BANUREA 0
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 506
    
A29PARTAI BINTANG REFORMASI 15
B1IHWAN BANCIN, SH 176
 2ROSMAWATI SAGALA 45
 3NASRUN BANCIN 15
 4KADIR TUMANGGER 10
 5WALIADIN TUMANGGER 15
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 276
    
A30PARTAI PATRIOT6
B1KUALA MANIK 61
 2HERTA ULINA ANAK AMPUN 2
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 69
    
A31PARTAI DEMOKRAT 30
B1H. RASIM BERUTU 16
 2MARIO MANIK,, ST 284
 3HOTMAIDA MANIK 6
 4SERRU BERUTU 301
 5MARSALIM BERUTU 2
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 639
    
A32PARTAI KASIH DEMOKRASI INDONESIA 9
B1ERAH BANUREA, SH 204
 2LAUN SOLIN 21
 3HERLINA TUMANGGER 1
 4NENCY EXA MAY MARBUN,S.Sos 2
 5CIMCIM HALOMOAN 4
 6PROMIANNA MANURUNG 17
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 258
    
A33PARTAI INDONESIA SEJAHTERA 7
B1KARTOLO MUNTE 84
 2ABDUL KADIR ANGKAT, SH 141
 3ROSIDA TUMANGGER 2
 4KARMUDDIN TUMANGGOR 21
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 255
    
A34PARTAI KEBANGKITAN NASIONAL ULAMA 15
B1JASMAN BANCIN 149
 2BUHARI BANCIN 88
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 252
    
A41PARTAI MERDEKA 5
B1BINDELLA MANIK, SE 123
 2BANDAR MANIK, SE 1
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 129
    
A42PARTAI PERSATUAN NAHDLATUL UMMAH INDONESIA 4
B1AGUSTINO RAHMADHANI BERUTU, SH 9
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 13
    
A43PARTAI SERIKAT INDONESIA 4
B1TUAH BERBUDI LUHUR BINTANG 16
 2ISMAIL BERUTU 147
 3RUSMALA BERUTU 2
 4RUDI GULTOM 6
 5DAERAH SOLIN 4
 6WATI BERUTU 8
 7BENIANTO BOANGMANALU 4
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 191
    
A44PARTAI BURUH 12
B1DUSAR KARDIMAN BANUREA, SH 159
 2SERTA BERUTU, AMd 11
 3WELDIMAN BOANGMANALU 10
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 192
    
A. JUMLAH SUARA SAH CALON ANGGOTA DPRD KAB/KOTA   12148
B. JUMLAH SUARA TIDAK SAH CALON ANGGOTA DPRD KAB/KOTA  616
    
Daerah Pemilihan : Pakpak Bharat II   
Terdiri dari :   
    
Kecamatan Kerajaan   
Kecamatan Tinada   
Kecamatan Siempat Rube   
    
NAMA PARTAI, NOMOR DAN NAMA CALON ANGGOTA DPRD KABUPATEN/KOTA  JUMLAH AKHIR/JUMLAH PINDAHAN
A1PARTAI HATI NURANI RAKYAT41
B1SAULI IMRAN PARNINGOTAN HABEAHAN 459
 2REZEKI TUMANGGER 102
 3RIAMIN PANDIANGAN, S.Pd 2
 4WILIATER ABADI PADANG 2
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 606
    
A2PARTAI KARYA PEDULI BANGSA29
B1PARULIAN BANUREA232
 2SYAHRIANI S.Pd.I46
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 307
    
A3PARTAI PENGUSAHA DAN PEKERJA INDONESIA 7
B1JEPTO KIMBI ANAK AMPUN 79
 2CITRA BOANGMANALU 7
 3RANNI SIMBOLON 14
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 107
    
A4PARTAI PEDULI RAKYAT NASIONAL 9
B1HENDRA HABEAHAN 135
 2KAPNA LIMBONG, SE 64
 3DERMA SRYANTI MANIK 13
 4SAHIA SITAKAR 6
 5TAHAN ELPINA IRAWATI SILABAN 6
 6MINARLINA KABEAKAN 3
 7PURBA DOLI BERUTU 5
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 241
    
A5PARTAI GERAKAN INDONESIA RAYA17
B1BESMAN PADANG 155
 2MAHALA MARULI TUA SOLIN 10
 3ORLIANA PADANG 14
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B)  
    
A6PARTAI BARISAN NASIONAL37
B1MARINGAN BOANGMANALU151
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 188
    
A7PARTAI KEADILAN DAN PERSATUAN INDONESIA 18
B1ARSEYANTO MUNGKUR171
 2JONNER NADEAK,, SH35
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 224
    
A8PARTAI KEADILAN SEJAHTERA3
B1WAHYUDIN, S.Pd.I13
 2KADIRUN BERUTU17
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 33
    
A9PARTAI AMANAT NASIONAL20
B1BAHRIDUN SINAGA, SE 234
 2SUMANTRA SOLIN 54
 3ANNIRIA CIBRO 3
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 311
    
A10PARTAI PERJUANGAN INDONESIA BARU8
B1AMAN HALOMOAN SOLIN 139
 2Ir. JOHANNES BERUTU 89
 3YENTI BOANGMANALU 1
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 237
    
A11PARTAI KEDAULATAN11
B1PERLINDUNGAN HABEAHAN123
 2JAMILAH SOLIN2
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 136
    
A12PARTAI PERSATUAN DAERAH20
B1MARINUS PADANG 85
 2ARON SOLIN 7
 3SURIATI BERUTU 1
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 113
    
A13PARTAI KEBANGKITAN BANGSA16
B1ANTONI TINENDUNG54
 2HALOMOAN BOANGMANALU138
 3LESTARIA CIBRO1
 4JIHUR BERUTU6
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 215
    
A14PARTAI PEMUDA INDONESIA22
B1RAJIUN LIMBONG 305
 2MAHADI LEMBENG 23
 3RUSLIANI TUMANGGER 21
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 371
    
A15PARTAI NASIONAL INDONESIA MARHAENISME13
B1SAHAT PADANG, SH 206
 2EDDY PARNINGOTAN TUMANGGER 57
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 276
    
A16PARTAI DEMOKRASI PEMBARUAN8
B1MAIDO PADANG 110
 2BENGET REAGUNG BANUREA 1
 3ESTERIA BERUTU 7
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 126
    
A17PARTAI KARYA PERJUANGAN2
B1SUYANTI TUMANGGER, S.Pd 223
 2LIBERTI TUMANGGER 10
 3ROMA SARMAWATI SINAMO, SE 8
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 250
    
A18PARTAI MATAHARI BANGSA4
B1RAHDI MAHARAJA 142
 2EVAYANI BR. GINTING 15
   5
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 166
    
A19PARTAI PENEGAK DEMOKRASI INDONESIA7
B1ROSIHAN SITAKAR 175
 2DENGAN GIAHTA SOLIN, SP 6
 3TUTI SOLIN 4
 4AGUSTINA LIMBONG 0
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 192
    
A20PARTAI DEMOKRASI KEBANGSAAN11
B1JON MERSON CIBRO, SP 126
 2LAMHOT MANIK 1
 3SONDANG MUNTHE 7
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 145
    
A21PARTAI REPUBLIKA NUSANTARA18
B1ANGGIAT BANUREA 263
 2RISMAWATI BANCIN 65
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 346
    
A22PARTAI PELOPOR17
B1JUN SAHATA H. CIBRO 52
 2HABONARAN CIBRO 234
 3FERIANTI RIAH ATE SOLIN 16
 4HENRY MANAHAN SINAMO, SP 1
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 320
    
A23PARTAI GOLONGAN KARYA25
B1Ir. AGUSTINUS MANIK 165
 2ANDRI SAHNI HABEAHAN 135
 3ROHMA LINGGA 21
 4EFENDI SITANGGAN 5
 5BARITA SOLIN 3
 6HENY FITRIYANI 0
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 354
    
A24PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN35
B1RONALD LUBIS 275
 2ERNA BERUTU 4
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 314
    
A25PARTAI DAMAI SEJAHTERA5
B1Pdt. JAMES STEPHENSON TUMANGGER 177
 2St.. RAMSES PADANG 8
 3ROSMAWATI BANUREA 28
 4PENNI PADANG 14
 5FIRMAULI LIMBONG 9
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 241
    
A26PARTAI NASIONAL BENTENG KERAKYATAN INDONESIA10
B1LUKMAN PADANG 307
 2SAHATA MANIK 34
 3NENNI MAKDALENA CIBRO 2
 4EPENDI PADANG 25
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 378
    
A27PARTAI BULAN BINTANG0
B1ZULKARNAIN BERUTU, S.Ag 2
 2LAMRI SOLIN 0
 3MEDIAWATI SOLIN 0
 4HENRI BERUTU 0
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 2
    
A28PARTAI DEMOKRASI INDONESIA PERJUANGAN14
B1Drs. OBERLIN MANIK, MM 24
 2TOGATOROP SINAMO 199
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B)  
    
A29PARTAI BINTANG REFORMASI7
B1ASLIM PADANG 71
 2RISNA SOLIN 8
 3TOGA YUNUNG BANCIN 13
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 99
    
A30PARTAI PATRIOT31
B1NURAIDA MANIK 226
 2ALFADIAN CIBRO 26
 3TONI BERUTU 17
 4SRI EKO WAHYU PERTIWI 15
 5PERCA BANUREA 12
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 327
    
A31PARTAI DEMOKRAT17
B1OSLAN SINAMO, S.Sos 103
 2LUKNER HABEAHAN 81
 3ROULI MALAU 3
 4TAUFIK AKBAR BERUTU0
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 204
    
A32PARTAI KASIH DEMOKRASI INDONESIA14
B1ALAM PADANG 267
 2LUKKAS PADANG 2
 3TINNEN BANCIN 17
 4ENIA PUTRI SOHNY NSODIPTA BANUREA 20
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 320
    
A33PARTAI INDONESIA SEJAHTERA2
B1MAWARDI TUMANGGOR 69
 2TOKO PADANG 142
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 213
    
A34PARTAI KEBANGKITAN NASIONAL ULAMA0
B1 0
 2 0
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 0
    
A41PARTAI MERDEKA1
B1SOMOK SOLIN 0
 2AQIRUN SITAKAR 2
 3SANTY BR. PADANG 1
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B)  
    
A42PARTAI PERSATUAN NAHDLATUL UMMAH INDONESIA0
B1 0
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 0
    
A43PARTAI SERIKAT INDONESIA6
B1MARINDA BANUREA 150
 2LOMO HABEAHAN 60
 3ASDA LINDA TUMANGGER 2
 4WERLITO YUSRIN PADANG 7
 5MARTHA BERUTU 3
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B) 228
    
A44PARTAI BURUH2
B1Dra. HERULINA BERUTU 59
 2CHAIRULMINUDDIN SINAMO 21
 3TAJO LIMBONG 5
 4REWISDAM LIMBONG 10
 JUMLAH PEROLEHAN SUARA (A+B)  
    
A. JUMLAH SUARA SAH CALON ANGGOTA DPRD KAB/KOTA   8124
B. JUMLAH SUARA TIDAK SAH CALON ANGGOTA DPRD KAB/KOTA  437


Sumber : KPUD Kabupaten Pakpak Bharat


8:29 PM | 0 comments | Read More