Suku Pakpak memiliki aturan waktu dan kalender tersendiri. Beda dengan kalender pada umumnya dimana setiap tanggal hanya menunjukkan nilai aturan waktu, bagi Suku Pakpak/Kalak Pakpak hari disamping dipandang sebagai nilai waktu setiap hari memiliki makna tersenderi. Telah di atur dan diyakini kelebihan dan kekurangan setiap hari-hari tertentu. Hal ini menjadi pedoman dalam melaksanakan sebuah pekerjaan. Sebelum bertindak melaksanakan sebuah ulaan, biasanya terlebih dahulu dengan melihat "ketika"/hari yang cocok. Berikut adalah hari-hari Pakpak dan tanggal beserta makna hari setiap tanggalnya.
Guna Ari-Ari Bana Kalak Pakpak (Makna Hari-Hari Dalam Kalender Pakpak)
Written By Juwita on Sunday, August 23, 2009 | 3:53 AM
Suku Pakpak memiliki aturan waktu dan kalender tersendiri. Beda dengan kalender pada umumnya dimana setiap tanggal hanya menunjukkan nilai aturan waktu, bagi Suku Pakpak/Kalak Pakpak hari disamping dipandang sebagai nilai waktu setiap hari memiliki makna tersenderi. Telah di atur dan diyakini kelebihan dan kekurangan setiap hari-hari tertentu. Hal ini menjadi pedoman dalam melaksanakan sebuah pekerjaan. Sebelum bertindak melaksanakan sebuah ulaan, biasanya terlebih dahulu dengan melihat "ketika"/hari yang cocok. Berikut adalah hari-hari Pakpak dan tanggal beserta makna hari setiap tanggalnya.
Musim Ardangen
Written By Juwita on Friday, August 21, 2009 | 1:09 AM
"Mardang" adalah budaya dalam masyarakat Pakpak yang masih dibudayakan sampai saat ini, yaitu kegiatan Dulu bercocok tanam dilakukan dengan sistem Nomaden (berpindah-pindah sesuai kesuburan tanah), tapi saat ini sistem ini tidak ada lagi karena lahan yang semakin sempit dan telah diterapkannya sistem pemupukan. Ciri khas bercocok tanamnya dengan membuat lobang pada lahan dengan alat kayu yang ujungnya dibuat runcing (Tutak). Kemudian bibit padi ditanam pada lobang tersebut. Pekerja yang bertugas membuat lobang tanaman disebut "Pertutak", sedangkan orang yang menanam (memasukkan padi ke dalam lobang yang dibuat) disebut "Pengennah" Saat mardang, ciri khas makanan sebagai lauk konsumsi pekerja yaitu "Gambas Tinopong", yaitu ikan asin goreng yang di tepung. Pelaksanaan menanam padi ini dilakukan secara gotong royong dan bergantian sampai semua masyarakat selesai melaksanakan "Mardang". Sampai saat ini budaya ini masih terpelihara sebagai sumber mata pencarian masyarakat, disamping itu dilakukan juga becocok tanam di sawah, tanaman muda/palawija dan berkebun kopi.
menanam padi di ladang (darat). Setelah lahan siap tanam, pemilik lahan kemudian "Merkua" (mengundang warga lain agar bersedia membantu) dan penanaman dilakukan secara gotong royong dengan warga lain yang diminta bantuan (disebut Kinua).
Peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW dan Penyambutan Bulan Suci Ramadhan Tingkat Kabupaten Pakpak Bharat Berlangsung Meriah
Written By Juwita on Thursday, August 20, 2009 | 3:00 AM
Perayaan kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Panitia mengundang semua jemaah dari seluruh desa yang ada di Kabupaten Pakpak Bharat dan semua PNS di lingkup Pemkab Pakpak Bharat. Sehingga prosesinya cukup meriah dengan jumlah undangan yang hadir membludak.
Mengambil tema Melalui Peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW dan penyambutan bulan suci Ramadhan 1430 H kita tingkatkan ukhuwah islamiah menuju masyarakat Pakpak Bharat yang Nduma. Tampil sebagai penceramah bapak Drs. H. Nasrun Zakaria yang sengaja di hadirkan panitia dari Medan.
Dalam kesempatan itu hadir pejabat dan unsur muspida kabupaten Pakpak Bharat seperti Bupati, Wakil Bupati, Sekda, Kapolres Pakpak Bharat, Kepala Kantor Departemen Agama Kabupaten Pakpak Bharat, Para Kepala Dinas dan para undangan lainnya utusan dari semua jemaah se Kabupaten Pakpak Bharat.
Dalam sambutannya, Bupati Pakpak Bharat bapak H.Makmur Berasa, SH menekankan bahwa Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat tidak akan pernah berhenti membangun di segala sektor termasuk sektor kerohonanian/keagamaan. Namun Bupati menekankan usaha pemerintah harus di dukung oleh masyarakat. Masyarakat di ingatkan tidak cukup hanya berdoa tanpa berusaha. Kerja keras adalah keharusan disamping taat menjalankan ibadah keagamaan agar tercapai yang di cita-citakan yaitu masyarakat yang Nduma.
Ikatan Pemuda Pemudi Kecamatan STU Julu (IKPPS)
Written By Juwita on Sunday, August 16, 2009 | 9:16 AM
Pasar/Onan Sebagai Pusat Perbelanjaan di Kabupaten Pakpak Bharat
Written By Juwita on Friday, August 14, 2009 | 7:01 AM
Jadi jika anda ingin mencari plaza, bioskop, mall atau super market sampai saat ini belum tersedia di kabupaten Pakpak Bharat.
1. Pasar Salak
2. Pasar Singgabur
3. Pasar Sibande
4. Pasar Sukaramai
Dari artikel ini, pembaca tentu bisa menyimpulkan keadaan pasar di kabupaten Pakpak Bharat. Bagi yang memiliki minat dan modal, terbuka lebar peluang untuk membuka pusat perbelanjaan yang lebih baik di kabupaten Pakpak Bharat khususnya di kota Salak.
Tentang urusan perijinan di Kabupaten Pakpak Bharat terkenal dengan kemudahannya. Tidak ada yang berusaha mempersulit urusan pendatang yang ingin menanamkan modalnya di daerah ini, baik pemerintah maupun masyarakat.
